Di Tengah Kritik Negeri Barat, Suu Kyi Berencana Kunjungi China

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis
Senin 27 November 2017 12:51 WIB
Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi. (Foto: Reuters)
Share :

YANGON - Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi berencana akan melakukan kunjungan resmi ke Beijing, China. Kunjungan ini dilakukan perempuan berusia 72 tahun di tengah meningkatnya kritik global terhadap Myanmar khususnya dari negara-negara barat.

Suu Kyi diduga kuat mengunjungi Negeri Tirai Bambu untuk mencari dukungan atas tekanan yang diterima Myanmar. Sebagaimana diketahui, Myanmar dituding telah melakukan upaya pembersihan etnis dan mendapat tekanan dari negara-negara barat atas kekerasan terhadap warga Rohingya.

BACA JUGA: Hmm... Dukung Myanmar, China Minta Dunia Bersabar Terkait Krisis Rohingya

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat (AS) telah mendesak militer Myanmar untuk bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Dan telah menyebabkan lebih dari 620 ribu orang melakukan eksodus dari Rakhine. Melansir Reuters, Senin (27/11/2017), berbeda dengan negara-negara barat, Pemerintah China sejauh ini justru setia mendukung Pemerintah Myanmar.

Bahkan China dilaporkan bergerak maju melindungi Myanmar di forum PBB. Sebelumnya, melalui Duta Besar China untuk Myanmar, Hong Liang, China menyatakan dukungan terhadap serangan yang dilakukan tentara militer Myanmar pada Rohingya dengan dalih memerangi gerilyawan di Rakhine.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya