Menurut Basaria 'uang ketok' itu diberikan oleh anak buah dari Gubernur Jambi Zumi Zola itu lantaran anggota DPRD sempat tidak mau hadir dalam pengesahan APBD tersebut.
Oleh karena itu, Basaria menyatakan bahwa pihak Pemprov mencari sejumlah uang kepada pihak swasta yang sebelumnya telah menjadi mitra kerja dari Pemprov Jambi.
"Untuk memuluskan proses pengesahan, diduga telah disepakati, pencarian uang yang disebut uang ketok," ucap Basaria.
(Ulung Tranggana)