JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya akan menerima segala konsekuensi, bila pada akhirnya Kemendagri mencoret beberapa anggaran yang tercantum di dalam APBD DKI 2018.
"Kewenangannya ada di pak Mendagri (Tjahjo Kumolo), tentunya apapun keputusannya kita siap," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Politikus Gerindra itu menyadari ada pembengkakan anggaran dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dari pemerintahan sebelumnya. Dimana anggaran sebelumnya hanya Rp2,3 miliar, kini menjadi Rp28,99 miliar.
Namun, ia memastikan TGUPP itu berfungsi untuk menciptakan lapangan pekerjaan di Ibu Kota. Sebab, ia melihat persoalan di Jakarta akibat minimnya ketersediaan lapangan kerja, kian dirasakan oleh masyarakat.