Qatar: Tindakan AS soal Yerusalem Salahi Keabsahan & Hukum Internasional

, Jurnalis
Kamis 07 Desember 2017 15:27 WIB
Share :

Pada Selasa, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Ath-Thani menerima pesan tertulis dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang memberi penjelasan mengenai perkembangan di wilayah Palestina sebelum keputusan AS mengenai Jerusalem.

Sementara itu, Presiden Lebanon Michel Aoun pada Rabu mengatakan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel berbahaya dan melukai kredibilitas AS sebagai penaja proses perdamaian.

Aoun, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Media Presiden, mengatakan, "Keputusan ini memutar-balikkan proses perdamaian antara Palestina dan Israel selama beberapa dasawarsa dan membunuh setiap upaya yang telah dilancarkan untuk membawa sudut pandangan jadi lebih dekat." Ia memperingatkan keputusan AS itu dapat mengundang reaksi yang mengancam kestabilan wilayah tersebut dan barangkali seluruh dunia.

Aoun menyeru negara Arab agar mengambil "sikap bersatu untuk mengembalikan identitas Arab di Yerusalem dan memulihkan resolusi internasional serta gagasan perdamaian Arab sebagai satu-satunya cara mewujudkan perdamaian yang adil dan menyeluruh yang memulihkan hak kepemilikan mereka".

Pada gilirannya, Perdana Menteri Lebanon Saad Al-Hariri pada Rabu menekankan Lebanon "menolak Judaisasi Yerusalem dan keputusan Amerika".

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya