Penangkapan Kembali Mantan Presiden Georgia Diprotes Warga Ukraina

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 09 Desember 2017 11:07 WIB
Pendukung mantan Presiden Georgia Mikheil Saakashvili memprotes penangkapan pada Jumat 8 Desember malam waktu setempat (Foto: Valentyn Ogirenko/Reuters)
Share :

“Hari ini Poroshenko menghancurkan seluruh catatan dan masuk dalam buku sejarah sebagai seorang diktator yang melakukan hal seperti ini terhadap oposisi,” ujar Davit Sakvrarelidze di dekat sebuah pusat penahanan di Kiev.

Ajakan itu disambut oleh ratusan pengunjuk rasa yang berkumpul di dekat fasilitas penahanan tersebut. Mereka meneriakkan yel-yel yang berisi permintaan agar Saakashvili dibebaskan sambil dikelilingi oleh polisi antihuru-hara yang berjaga-jaga.

BACA JUGA: Tragis! Eks Presiden Georgia Kini Tidak Punya Kewarganegaraan

Mikheil Saakashvili diketahui pernah menjadi sekutu Petro Poroshenko. Bahan, Poroshenko mengangkatnya sebagai Gubernur Oblast Odessa pada 2015. Namun, pria berusia 49 tahun itu dipaksa mundur karena hubungan dengan pihak berwenang Ukraina semakin memburuk.

Status kewarganegaraan melalui dekrit khusus yang diberikan Poroshenko juga sudah dicabut. Dengan demikian, Mikheil Saakashvili tidak memiliki satu kewarganegaraan pun setelah melarikan diri dari Georgia. Presiden Georgia periode 2004-2013 itu dituduh terlibat dalam sejumlah tindakan kriminal hingga menjadi buronan pemerintah.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya