"Itulah pertemuan di Cendana itu memang kami diundang oleh Mbak Tutut. Mbak Tutut kan bisa dikatakan kepala keluarga dari keluarga Pak Harto, menyampaikan bahwa mereka juga terpanggil untuk memperkuat Partai Golkar dan menghadapi agenda politik ke depan," katanya.
Akbar pun turut menyampaikan bagaimana dinamika yang terjadi di internal Golkar. Termasuk, adanya 31 DPD I Golkar mendukung Airlangga Hartarto menjadi ketua umum menggantikan Setya Novanto.
"Saya jelaskan bahwa memang hari-hari ini, Partai Golkar sudah sebagian besar yang disebut-sebut menjadi ketum Golkar memang Airlangga," ujarnya.
(Baca Juga: Titiek Soeharto Ingin Jadi Ketum, MKGR: Kami Semua Menghargai Tokoh Golkar)
Bahkan, sampai hari ini dukungan bertambah menjadi 34 DPD. "Nah, ini kan kenyataan, dengan demikian kalau ini tidak ada perubahan sampai Munaslub tentu Airlangga lah yang akan menjadi ketua umum," ungkapnya.