Tinjau Waduk Sukamahi & Ciawi, Jokowi: Kita Ingin Selesaikan Banjir Jakarta

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Jum'at 15 Desember 2017 13:16 WIB
Share :

BOGOR - Presiden RI Joko Widodo bersama rombongan melakukan Salat Jumat di Masjid Agung Harakatul Jannah di Simpang Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari pantauan Okezone, Jumat (15/12/2017) Presiden Jokowi tiba di Masjid Agung Harakatul Jannah sekira pukul 11.00 WIB. Setibanya di lokasi, Jokowi pun langsung masuk ke dalam masjid. Jokowi melakukan Salat Jumat usai menghadiri kegiatan Ground Breaking Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api di Cicurug, Kabupaten Sukabumi dan meninjau dua bendungan di Kabupaten Bogor.

Tujuan kunjungan pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor tak lain untuk memastikan salah satu upaya penyelesaian banjir di DKI Jakarta berjalan lancar.

"Ini, kita ingin juga menyelesaikan masalah banjir yang ada di Jakarta. Kita bekerja di hulunya. Jadi yang mau kita kerjakan sekarang ini adalah Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi. Sudah dimulai, pembebasan lahan sudah 22 persen," kata Jokowi.

Pembangunan kedua waduk tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan 2019. Kepala Negara mengatakan, dengan beroperasinya kedua waduk tersebut akan mampu mengurangi banjir di Ibu Kota. "Dengan adanya dua waduk ini akan ada pengurangan jumlah air yang masuk ke Jakarta 30 persen. Artinya mengurangi banjir di Jakarta 30 persen," ujarnya.

(Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Waduk Sukamahi dan Ciawi)

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kerap melakukan normalisasi Sungai Ciliwung‎ guna mencegah banjir dari wilayah hilir Jakarta. Normalisasi sungai harus dilakukan lantaran lebar sungai yang semakin menyempit.

"Hulu dan hilir semua harus dikerjakan. Hulunya sudah untuk waduk Sukamahi dan Ciawi. Di hilirnya Jakarta, Kementerian PU terus mengerjakan pelebaran Sungai Ciliwung," terangnya.

Sebab itu, Jokowi mengajak Pemprov DKI Jakarta untuk bersama-sama berupaya mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota. Ia berharap Pemprov DKI fokus menangani persoalan lainnya yang berkaitan dengan pengendalian bencana tahunan ini.

"Kita harapkan juga pemerintah provinsi ini mengerjakan hal-hal yang berkaitan seperti drainase, sungai-sungai kecil, dan pemeliharaan waduk-waduk yang ada di Jakarta. Itu akan sangat mengurangi (bajir). Jadi Waduk Sunter, Pluit, Melati, dan Setiabudi semuanya harus dibersihkan terus," kata Jokowi.

Pemerintah Pusat juga masih terus mengupayakan pembangunan sodetan Ciliwung. Sodetan itu direncanakan untuk mengalirkan air dari sungai ke Banjir Kanal Timur. Sehingga debit air yang masuk ke pintu air akan berkurang.

"Ini sebentar lagi selesai. Sodetan dari Sungai Ciliwung menuju Banjir Kanal Timur. Itu akan sangat mengurangi banjir yang ada di Jakarta," ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meyakini, apabila pemerintah pusat dan Pemprov DKI bekerjasama dalam melakukan pengendalian banjir Jakarta, maka bukan tidak mungkin permasalahan yang telah terjadi bertahun-tahun ini akan segera dapat dirampungkan. "Pusat mengerjakan, pemerintah provinsi mengerjakan, semuanya harus konsisten mengerjakan. Insya Allah akan menyelesaikan persoalan banjir di Jakarta," ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya