HARARE - Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa membuka kongres partai yang paling berkuasa di Zimbabwe, ZANU-PF, yang digelar pada Jumat 15 Desember. Dalam kongres itu, presiden yang dilantik pada November tersebut berjanji untuk tidak menjadi Presiden Zimbabwe yang berpihak pada satu ras.
Dalam pidato pertamanya dalam sebuah kongres sejak mengambil alih jabatan sebagai presiden dan sekretaris pertama partai tersebut, Mnangagwa mengatakan bahwa partai tersebut, yang telah dibajak oleh faksi G40, harus segera memperbaiki dan memposisikan dirinya sebagai partai yang mewakili masa depan negara tersebut.
BACA JUGA: Presiden Baru Zimbabwe Copot Menteri Pendidikan yang Baru Sehari Diangkat
"Kita semua harus kembali ke sumber untuk memperbaiki partai dan mendapatkan kembali kepercayaan rakyat," ungkap Mnangagwa, dilansir dari Xinhua, Sabtu (16/12/2017).
"Kita seharusnya tidak menjadi partai masa lalu, kita harus menjadi partai untuk masa depan, pesta kemakmuran dan keturunan," tambah Kepala Negara.