"Korupsi tetap menjadi sumber utama beberapa permasalahan yang kita hadapi dan dampaknya pada lambatnya pembangunan nasional tidak dapat terlalu ditekankan," ungkap Mnangagwa pada sebuah pertemuan, dilanisr dari Reuters, Kamis (21/12/2017).
BACA JUGA: Sebulan Setelah Dikudeta, Mugabe Kunjungi Rumah Sakit di Singapura
"Pada kasus korupsi individual, setiap kasus harus diselidiki dan dihukum sesuai dengan undang-undang kami. Seharusnya tidak ada sapi suci. Pemerintah saya tidak akan memiliki toleransi terhadap korupsi dan ini sudah dimulai," tegasnya.
Pada paruh kedua Pemerintahan Robert Mugabe, ekonomi Zimbabwe turun berantakan di tengah perampasan ribuan peternakan komersial. Miliaran dolar utang dalam negeri yang dikeluarkan untuk membayar layanan sipil yang membengkak memicu keruntuhan nilai mata uang Zimbabwe.
BACA JUGA: Presiden Baru Zimbabwe Tawarkan Amnesti Guna Kembalikan Dana Negara