Kaisar Meiji dan menteri-menterinya kemudian memindahkan Istana dari Kyoto ke Tokyo. Mereka juga membongkar feodalisme dan memberlakukan reformasi besar-besaran dengan menjadikan Barat sebagai acuan. Pembaruan itu di kemudian hari dikenal dengan nama Restorasi Meiji.
Pemerintahan yang bersatu di bawah komando Kaisar Meiji berhasil memantapkan langkah industrialisasi dan militerisasi yang pesat di Jepang. Restorasi Meiji terbukti mampu membangun Jepang menjadi salah satu kekuatan utama dunia pada awal abad ke-20.
Kaisar Meiji meninggal dunia pada 30 Juli 1912 dan mewariskan takhta kepada putranya Kaisar Taisho. Warisan yang ditinggalkannya bagi Jepang jauh lebih bermanfaat. Negeri Matahari Terbit yang dulu tertutup dari dunia luar serta berpaham feodal, kini menganut paham kapitalis dan menjadi salah satu negara berpengaruh di dunia.
(Wikanto Arungbudoyo)