MANDAILING NATAL - Nur Aysah yang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar Desa Hubargot Nauli kecamatan Hubargot Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara setiap harinya di gendong ibu untuk berangkat dan pulang Sekolah.
Kaki ibunya adalah sebagai pengganti Kaki mu, itulah ungkapan kasih sayang yang terlontar dari ibu Suryaidah terhadap putrinya Aisyah seorang anak yatim yang menderita lumpuh layu semenjak berumur 6 tahun.
"Aisyah mengalami kelumpuhan di bagian kaki setelah jatuh dari tangga di waktu beberapa tahun yang lalu."ujar Suryaidah Kepada Okezone.com selasa (9/1/2017).
Keadaan inilah yang membuat Asyah tergantung kepada ibunya kemanapun ia pergi, namun semangat siswi kelas tiga ini tak pernah pudar untuk menuntut ilmu .
Suryaidah juga menuturkan, saat masih kecil, kondisi fisik aisyah seperti anak-anak lainnya di masa itu.
Melihat putrinya mengeluh lemas, suraydah melakukan berbagai usaha untuk menyembuhkan aisyah. Ia berusaha mencari dokter dan pengobatan alternatif untuk kesembuhan putrynya dengan uang yang ada di simpannya.
Tidak sedikit uang yang di keluarkan untuk kesembuhan sang si buah hati , Malang bagi Aisyah tak kunjung sembuh hingga akhirnya kabar yang di derita Aisyah bagaikan petir di siang bolong.
Semangatnya untuk mencari kesembuhan aisyah seketika runtuh katanya tidak ada obat nya hanya kasih sayang orang tua lah obatnya.
"Saya harap Aisyah sembuh dan hanya kepada allah SWT saya berdo'a agar memberikan kesembuhan kepada anak saya" pintanya sambil meneteskan air mata.
(Mufrod)