PM Israel Kunjungi Komunitas Yahudi di Sela Lawatan ke India

Putri Ainur Islam, Jurnalis
Senin 15 Januari 2018 10:23 WIB
Komunitas Yahudi di India. (Foto: AFP)
Share :

MUMBAI - Dalam kunjungannya ke India, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu akan melakukan kunjungan ke komunitas Yahudi yang menjadi target serangan Mumbai pada 2008. Kunjungan Netanyahu tersebut diharapkan dapat meningkatkan profil komunitas Yahudi di India yang semakin mengecil dan kehilangan anggotanya.

PM Netanyahu juga dijadwalkan akan membicarakan soal perdagangan di New Delhi dan menikmati indahnya Taj Mahal sebelum mengakhiri kunjungannya di Mumbai, yang menjadi tempat tinggal bagi 4.500 orang Yahudi.

Selain itu, PM Netanyahu juga akan menemui seorang anak berusia 11 tahun bernama Moshe Holtzberg. Anak tersebut untuk pertama kalinya kembali ke rumah di mana orangtuanya terbunuh dalam serangan teror pada 2008 yang menyebabkan 166 orang tewas.

BACA JUGA: Jalani Tur Eropa, PM Israel Hadapi Tekanan Terkait Polemik Yerusalem

Di Sinagoge Magen David, Mumbai, para penganut Yahudi menyambut baik kunjungan PM Israel tersebut. Ini adalah kunjungan pertama PM Israel ke India dalam waktu hampir 15 tahun.

"Ini kabar baik bagi kami. Kami sangat beruntung bisa menemui Perdana Menteri di sini," kata Joel Gershon Awaskar, dilansir dari Times of Israel, Senin (15/1/2018).

Netanyahu akan menjadi perdana menteri kedua Israel yang mengunjungi India sejak kunjungan Ariel Sharon pada 2003. Kunjungan tersebut dilakukan Netanyahu enam bulan setelah Pemimpin India Narendra Modi melakukan tur ke Israel.

Jonathan Solomon, ketua Federasi Yahudi India, mengatakan bahwa kunjungan timbal balik dan hubungan hangat antara kedua negara adalah sesuatu yang ‘sangat penting’ bagi orang-orang Yahudi di India.

BACA JUGA: Netanyahu: Palestina Harus Terima Kenyataan Yerusalem Ibu Kota Israel

"Semakin dekat kerjasama, semakin dekat komunitas Yahudi di India dengan Israel. Jadi kita merasa dikenali dan kita merasa aman," ungkap Solomon.

Netanyahu juga akan melakukan perjalanan ke negara bagian Modi di Gujarat dan menjadi tuan rumah pesta bagi produser Bollywood di mana dia akan menyerukan bahwa Israel dapat dijadikan lokasi syuting.

Para pemimpin Yahudi berharap kunjungan tersebut akan membantu meyakinkan pemerintah India untuk secara resmi mengakui mereka sebagai komunitas minoritas, yang berarti mereka akan dimasukkan dalam sensus.

Pada 2016, negara bagian Maharashtra memberikan status minoritas kepada Yahudi, sehingga lebih mudah mendaftarkan perkawinan dan mendapatkan dana untuk institusi. Namun pemerintah harus tetap mengikuti peraturan pusat.

"Meski hanya pengakuan simbolis, namun itu penting bagi masyarakat," tukas Solomon.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya