MANILA - Gunung Mayon di Provinsi Albay Tengah diprediksi akan meletus dalam beberapa hari mendatang. Menyusul peringatan bencana tersebut, Otoritas Filipina, lebih dari 12 ribu orang diperintahkan untuk mengungsi atau meninggalkan zona berbahaya dengan radius tujuh kilometer (km).
Sebelumnya, Kepala Ahli Vulkanologi Filipina menyebut, Phivolcs Renato Solidum bahwa letusan Gunung Mayon sangat mungkin membawa dampak berbahaya berupa asap beracun dan banjir aliran lahar. Atas kemungkinan tersebutlah pihak berwenang segela mengeluarkan pengumuman agar warga segera mengungsi.
BACA JUGA: Filipina Tingkatkan Status Gunung Mayon, Warga Dievakuasi
"Sangat berbahaya bagi warga untuk tetap tinggal di radius berbahaya dan sangat bahaya jika abu terhirup," ujar Kepala Kantor Pertahanan Sipil wilayah setempat, Claudio Yucot sebagaimana dikutip dari The Star, Selasa (16/1/2018).
Sebagaimana diketahui gunung yang terletak sekira 330 km dari Manila itu dalam beberapa waktu terakhir memuntahkan abu, lumpur, dan batu.