Tanpa Soliditas, Hanura Akan Jadi Partai Lemah di Pemilu 2019

Muhamad Rizky, Jurnalis
Kamis 18 Januari 2018 20:51 WIB
Munaslub Hanura (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Partai Hanura mencopot Oesman Sapta Odang (OSO) melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dari posisi ketua umum, dan kemudian mengangkat Daryatmo. Munaslub yang digelar di Bambu Apus, Jakarta Timur itu dihadiri 27 DPD dan 401 (DPC) Hanura.

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, digelarnya Munaslub Hanura merupakan langkah tepat. Sebab, kalau Hanura tetap dipimpin OSO tak menutup kemungkinan justru bisa melemahkan partai pada Pemilu 2019 karena di dalamnya tak ada soliditas.

“Pasti melemahkan (Hanura di pemilu), kecuali yang dipilih OSO sendiri, jadi dia bisa saja menggerakan daya upaya. Tapi ini kan yang harus digerakkan partai politik dengan orang-orangnya. Jadi, kalau misalnya tidak ada soliditas di partai tersebut maka susah,” kata Refly Harun saat dihubungi, Kamis (18/1/2018).

(Baca Juga: Hanura versi Ambhara Akan Serahkan Daftar Kepengurusan ke Menkumham)

Refli mengatakan, OSO memang memiliki pengalaman dan royal. Namun, dalam konteks memimpin partai hal tersebut tidak bisa selalu diandalkan. Apalagi, OSO di mata masyarakat juga tidak terlepas dari persepsi negatif.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya