Dinkes: Kasus Kematian Warga di Pegunungan Bintang Bukan karena Campak dan Gizi Buruk

Edy Siswanto, Jurnalis
Rabu 24 Januari 2018 07:41 WIB
Tim Aju Satgas Kesehatan Mabes TNI bersama tim kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang tinjau warga di Kampung Pedam, Distrik Okbap, usai menerima informasi puluhan warga meninggal diduga disebabkan gizi buruk dan campak, Selasa (23/1/2018). (Foto: Edy Sis
Share :

Sementara Kapendam XVII /Cenderawasih, Letkol Inf Muhammad Aidi menyebut dengan kondisi tersebut, TNI siap merelokasi warga, sehingga yang saat ini jauh dari pumat pelayanan sosial dan kesehatan bisa lebih dekat.

(Baca Juga: Selain Asmat, Desa di Pegunungan Bintang Juga Terkena Wabah Campak dan Gizi Buruk)

"Kami siap menyediakan lahan untuk relokasi rakyat ke pusat-pusat pelayanan sosial, sarana kesehatan, pendidikan, pasar, sarana ibadah, sarana, dan sarana transportasi secara terpusat. Kesulitan pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat saat ini karena mereka hidup terpencar-pencar dengan jarak yang sangat jauh, bisa berhari-hari," katanya.

(Baca Juga: Vaksin Campak untuk Warga Pegunungan Bintang Rusak Akibat Medan Jauh dan Sulit)

Pihaknya juga menyebut tidak perlunya satgas kesehatan seperti yang dilakukan di Asmat. Namun hanya perlu droping bahan makanan, terutama beras, susu, pemberian makanan tambahan (PMT), baju layak pakai, selimut, obat-obatan dan vaksin.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya