"Selama di NTT sejak hari Jumat di Maumere -Flores, Sabtu di Kupang-Timor, dan Minggu di Weetabula-Sumba, tidak sekali pun kami bertemu dengan MS. Hanya Cawagub Emi Nomleni yang bersama saya dan Hasto di Maumere dan Kupang," ungkapnya.
"Bahkan, pada Sabtu malam kemarin, atas permintaan Sekjen saya sempat mengontak MS via telefon maupun SMS tetapi sama sekali tidak ada respons dari yang bersangkutan," sambung Andreas.
Karena itu, PDIP memberikan dukungan kepada KPK untuk menjalankan fungsinya dalam penegakan hukum. (Baca Juga: Unsur Pegawai Pemkab Ngada NTT Ikut Kena Ciduk OTT KPK)
"Terhadap kasus OTT MS ini sendiri, PDI Perjuangan tentu memberikan dukungan kepada pihak penegak hukum untuk menjalankan tugas dan fungsinya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, lembaga antirasuah kembali melakukan OTT terhadap dua orang. Ternyata, satu dari dua orang yang terkena operasi senyap ialah Bupati Ngada yang juga Cagub NTT, Marianus Sae.