"Karena itu, menurut hemat saya, kemungkinan besar akan terjadi head to head seperti pada Pemilu 2014," tuturnya.
Meski begitu, dalam politik yang cair, menurutnya, bukan tidak mungkin terjadi perubahan peta dukungan jelang Pemilu 2019. Jika hal itu terwujud, ada kemungkinan muncul poros baru sehingga terdapat 3 capres yang bertarung, di luar Prabowo dan Jokowi.
(Baca Juga: PDIP: Objektif dan Subjektif, Kriteria Tentukan Cawapres Jokowi)
"Apabila hal itu terjadi, maka bukan tidak mungkin akan muncul terjadi tiga penjuru persaingan," pungkasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)