JAKARTA – Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusumajati, mengajukan pengunduran diri kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. Ia mengaku tak kerasan lagi memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu karena merasa kesulitan berkordinasi dengan perangkat satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
"Kerja sama dengan SKPD tuh beda seperti gubernur yang lama. Saya sih sangat mencintai Dharma Jaya, saya ingin Dharma Jaya baik, saya ingin juga anak-anak Dharma Jaya berubah," ujar Marina, Kamis (15/3/2018).
Marina mengaku tak menangis kala bertemu dengan Sandiaga untuk mengajukan pengunduran diri. Ketika itu ia meminta Sandi untuk segera mencairkan dana subsidi yang tidak cair hingga sekarang, padahal sudah diajukan dari November 2017.
"Dijanjiin PSO (public service obligation) sama Pak Wagub bulan November (2017). Kan dua minggu setelah itu saya sudah ngajuin proposal ke BPKD, November," jelasnya.
Marina menambahkan, pihaknya kesulitan kala ingin bertemu dengan Sandiaga karena timnya selalu menghalang-halanginya dan meribetkan.
"Saya tuh mau ketemu beliau agak sedikit susah semenjak beliau menjabat. Selalu kalau mau ketemu pakai tim semuanya," bebernya.