Bahkan, Indri mengungkapkan, dirinya sempat dimintai keterangannya oleh petugas dari KPK. Dia diminta seputaran data pasien Setnov.
Tetapi, Indri mengatakan karena belum mendapat izin dari dokter Bimanesh, dirinya tak menyerahkan data pasien sampai pergantian jam kerja pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB.
"Saya bilang, saya enggak izinin, saya harus konfirmasi dokter Bima. Tapi dokter Bima berkali kali enggak bisa ditelepon," tutur dia.
(Baca juga: Di Persidangan Bimanesh, Perawat RS Medika Bantah Setnov Benjol "Segede Bakpao")
Dalam kasus ini, Bimanesh didakwa telah melakukan rekayasa agar Setnov dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.