Namun memang, tak ada data sahih, kapan Nenek Becce lahir. Sejumlah warga menaksir, usianya lebih 100 tahun. Sudah lama Nenek Becce hidup sebatangkara. Kelima anaknya sudah dewasa dan hidup berpencar.
Rombongan dari Jakarta ini, menyaksikan kondisi tempat tinggal si nenek yang jauh dari layak. Bangunan semi permanen, atap bocor, perabotan minim, dan sudah reyot.
Mensos mengetahui kasus Nenek Becce dari media. Setelah melalui pengecekan, Nenek Becce dinyatakan memenuhi syarat menerima bantuan sosial. Dalam kesempatan itu, Mensos menyerahkan langsung Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang menunjukkan si nenek berhak mendapatkan bantuan sosial PKH Lansia.
Begitu tahu resmi mendapat bantuan lagi, Nenek Becce pun tak sanggup menahan air mata. Mensos memeluk, selayaknya memeluk ibu sendiri. Saat Dirjen Penanggulangan Kemiskinan, A. Zainal Dulung bertanya, apakah Nenek Becce tahu siapa yang memeluknya?
“Tidak tahu,” jawabnya. Begitu diberitahu bahwa yang memeluknya adalah Menteri Sosial, yang juga asli Pinrang, air mata Nenek Becce mengalir makin deras. Ia balas memeluk Mensos lebih erat.