TIMIKA - Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, Presiden Jokowi mendapat gelar khusus 'Cesmaipits' atau panglima perang suku bagi suku Asmat, Papua. Kehadiran Presiden dalam rangkaian kunjungan kerja di pulau paling timur Indonesia tersebut.
Pemberian gelar panglima sendiri ditandai dengan penyerahan Noken (tas orang Papua) dan Po Asmat (dayung) dengan panjang tiga meter.
"Ini adalah bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan masyarakat Asmat kepada Presiden Joko Widodo karena dukungan dan perhatian yang luar biasa bapak presiden kepada masyarakat Asmat," kata Kabag Humas Pemkab Asmat Reza Ba'adilla.
Ia menerangkan dayung merupakan simbol pemberian mandat kekuasaan dan kepemimpinan dalam adat Asmat untuk mendayung perahu Republik Indonesia agar tidak melenceng dari tujuan negara.
Sebelum penyerahan dayung, terlebih dahulu dilakukan ritual berupa tarian perang sebagai simbol keberhasilan orang Asmat setelah menaklukkan lawannya di medan perang.
Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo mengatakan Presiden Jokowi merupakan presiden pertama RI yang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Asmat.