Berdasarkan kutipan pernyataan tersebut, Drajad menegaskan apa yang dimaksudkan Amien Rais dengan kata 'partai' yaitu 'kelompok' atau 'golongan/pengikut.'
"Bukan partai politik. Hal ini juga berlaku untuk istilah 'partai besar.' Karena itu, dengan segala kerendahan hati, izinkan saya mengajak kita semua melihat hal ini dari kacamata tauhid Islam. Bukan kacamata partai politik. Sehingga, tidak perlu terjadi kontroversi terkait hal ini," ucap Drajad.
Sebelumnya, Amien Rais menyebut PAN, PKS, dan Gerindra sebagai partai yang membela Allah. Dia juga mengatakan, orang-orang yang anti-Tuhan akan bergabung dengan partai besar yang disebut sebagai partai setan. Meski demikian, tak dijelaskan partai-partai yang dimaksud.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, meminta Amien Rais bersikap bijak dan tidak melakukan provokasi melalui pernyataannya. Bahkan, Romy juga meminta semua pihak tidak 'memperkosa' agama untuk kepentingan politik sesaat.
"Sudahlah jangan memperkosa agama untuk kepentingan politik sesaat, kan kemarin agama dan simbol-simbolnya sudah diperkosa sedemikian rupa selama proses politik yang berjalan belakangan ini," tandas Romy, Jumat 13 April 2018.
(Mufrod)