"Pengerjaan ini Waskita Karya yang melakukannya, tanpa menggunakan biaya dari pemerintah daerah. Dan rencananya, pendalaman lapisan aspal di kolong tol ini akan membuat lebih tinggi satu meter dari sebelumnya, atau menjadi 4,8 meter," ungkap Johan.
Terakhir Johan menambahkan, mengenai pemberlakuan rekayasa lalu lintas di ruas jalan arteri Kalimalang ini kemungkinan bakal permanen kedepannya yakni, untuk kendaraan yang datang dari arah Jakarta ke Bekasi tetap menggunakan Jalan KH Noer Alie sedangkan, sebaliknya akan melintasi sisi selatan Kalimalang," tandas Johan.
(Fiddy Anggriawan )