Mengenal Sosok Suciati si Pengusaha Dunia-Akhirat yang Bangun "Masjid Nabawi" di Sleman

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis
Kamis 31 Mei 2018 17:37 WIB
Masjid Suciati Saliman. (Foto: Harian Jogja)
Share :

Menurut pengakuan Suciati kepada sejumlah media saat peresmian, dia memang sangat senang berumrah. Dalam setahun bisa berangkat dua hingga tiga kali, sehingga tidak mengherankan jika dirinya terobsesi untuk membangun masjid dengan desain yang menyerupai Masjid Nabawi itu.

Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid dengan daya tampung keseluruhan sekira 1.000 jamaah ini juga dilengkapi dengan ruangan pertemuan yang dapat digunakan untuk acara resepsi pernikahan maupun keperluan pertemuan lainnya.

Masjid Suciati dilengkapi beduk berukuran 170 cm dan diameter 130 cm terbuat dari kayu trembesi utuh berusia 127 tahun asal Majalangka. Beduk —ciri khas yang hanya terdapat di sejumlah masjid tradisional di Jawa— dibuat oleh perajin di Cirebon, menggambarkan sebagai penanda waktu salat.

Masjid Suciati Saliman terdiri dari tiga lantai dan satu basement. Lantai pertama merupakan aula serbaguna, lantai kedua dan ketiga tempat salat berjamah. Adapun, basement digunakan untuk menyimpan perlengkapan sebagai penunjang kegiatan di masjid.

Pola entrepreneur Suciati ini merupakan perpaduan ideal untuk memperoleh dua keuntungan, yakni keuntungan materi di dunia dan keuntungan nonmateri yang akan bermanfaat bagi kehidupan di akhirat kelak.

Model entrepreneurship ini menjadi dambaan kaum Muslimin di mana pun mereka berada, karena menjanjikan jaminan kehidupan yang menyenangkan di saat sekarang maupun nanti, bukan model kehidupan yang ditempuh para teroris sesat itu. Output yang mereka hasilkan hanyalah kerugian di dunia dan akhirat pula.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya