Mengingat posisi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum, pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan ini mengatakan, sangat sentral menggerakkan arah Golkar ke depan. Sehingga, keberadaannya perlu mendapat perhatian khusus oleh Jokowi, selain tidak mengabaikan peranan ketua umum dari parpol pendukung lainnya tentu.
“Apalagi dalam percaturan politik, Golkar memegang peranan penting, terutama di DPR. Setiap kali ada kebijakan-kebijakan pemerintah selalu saja bersinggungan dengan DPR. Mulai peraturan hingga keputusan anggaran pemerintah harus melalui persetujuan DPR,” katanya.
“Saya yakin Presiden masih sangat membutuhkan kekuatan partai yang ada di senayan, terutama Golkar untuk melanjutkan program-program pemerintah lima tahun mendatang,” tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)