JAKARTA - Kasus prostitusi yang melibatkan anak kembali terbongkar di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Bisnis esek-esek yang terjadi di apartemen tersebut bahkan bukan kali pertama terjadi.
Sebetulnya, seperti apa proses bisnis esek-esek itu berjalan di apartemen tersebut?
Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Azhar Nugroho mengungkapkan, bagaimana para pelanggan bisa mendapatkan jasa para pekerja seks komersil (PSK) di Apartemen Kalibata City yang disukainya.
Pertama, ada sebuah taman yang memang menjadi lokasi bagi pria hidung belang berkumpul. Sang mucikari pun akan menghampiri mereka yang sudah dikuasai birahi untuk menawarkan pemuas syahwat.
Penawaran dilakukan dengan cara mengundang mereka masuk ke dalam grup We Chat atau Bee Talk. Nah, di dalam aplikasi tersebut para pria hidung belang itu memulai menentukan pilihan PSK yang dianggapnya laiknya untuk memuaskan birahinya.
"Jadi, pelanggan itu kumpul di taman, nanti ada dari germonya itu nyamperin dan dikasih aplikasi nanti komunikasi ke saya, Bee Talk atau We Chat. Setelah komuniasi ada masuk di grup," ucap Azhar di Polda Metro Jaya, Rabu, (8/8/2018).