Malaria Diprediksi Jadi Ancaman untuk Perhelatan PON di Papua

Saldi Hermanto, Jurnalis
Minggu 12 Agustus 2018 22:16 WIB
Ilustrasi
Share :

Selain itu, sejak tahun 2013, Pemerintah Daerah menyebarkan kelambu untuk dipasang di rumah-rumah warga yang dekat dengan hutan endemik malaria. Jumlah kelambu dipasang mencapai 34.984 kelambu, kemudian pada 2014, angka itu bertambah hingga 61.147. Dengan upaya itu, pemerintah setempat mengaku telah mengurangi dampak malaria hingga 63,5%

Pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggandeng pihak swasta yakni PT Freeport Indonesia atau Community Health Development (CHD) membentuk Malaria Center sebagai upaya dari program Papua Bebas Malaria 2026.

Manager CHD Freeport Indonesia, Govert Waramori menjelaskan selain ke rumah-rumah, Malaria Center juga kerap mengadakan sosialisasi dan tindakan pencegahan ke sekolah-sekolah dasar yang ada di Timika. Hasilnya, terjadi penurunan penderita malaria yang signifikan di wilayah tersebut. Tercatat dari tujuh Sekolah Dasar (SD) yang termasuk ke dalam wilayah kerja Malaria Center, ditemukan adanya penurunan kasus positif malaria dari 88 kasus di tahun 2013 menjadi 28 kasus di tahun 2016.

"Kita sedang berkolaborasi dan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk menggiatkan kembali usaha pengendalian malaria. Harapannya dalam mencapai target Kabupaten Mimika bebas Malaria tahun 2026, kita bisa menjaga juga agar masalah Malaria tidak mengganggu penyelenggaraan PON di Papua,” kata Govert.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya