Ia menambahkan akan mendukung pasangan yang mendorong dan menegakkan Indonesia dengan asas pancasila yang pluralis dan tanpa ada diskriminasi. "Tidak harus menjadi tim sukses resmi, tetapi saya tentu akan melawan yang anti-Pancasila," tambah pria asal Madura ini.
Namun, saat ditanya pasangan mana yang sudah terang-terangan meminta menjadi tim sukses salah satu calon presiden (capres), dirinya mengakui belum ada sama sekali.
"Tidak ada yang nawari, nggak ada yang nawari, pokoknya saya menjadi pendukung pasangan yang mendukung negara Pancasila dan NKRI," tutupnya.
Sebelumnya, Mahfud MD yang sempat digadang - gadang mendampingi Jokowi sebagai kandidat bakal cawapres, akhirnya batal di detik - detik akhir mengingat Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.
(Arief Setyadi )