OK Otrip ini sendiri, hadir sebagai layanan transportasi publik yang inovatif lantaran mampu mengintegrasikan aspek manajemen, tarif, maupun rute pelayanan.
Selama masa Uji Coba, terhitung Januari sampai dengan September 2018, lebih dari 82.000 kartu OK Otrip terjual, dan lebih dari 67.000 pelanggan terlayani, serta melayani 21 rute.
OK Otrip telah memperoleh respons positif dari berbagai elemen masyarakat dilihat dari data pertumbuhan jumlah pengguna layanan OK Otrip. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta-pun merencanakan Program Integrasi Transportasi Publik ini sebagai program berkelanjutan, setelah sukses di masa uji coba.
(Arief Setyadi )