JAKARTA – Pemerintah Singapura akan mengirimkan bantuan kemanusiaan dan perlengkapan untuk membantu upaya pemulihan pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada 28 September.
“Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) akan mengirimkan perlengkapan dan bantuan kemanusiaan, termasuk tenda, bahan pangan, dan pasokan medis dengan dua pesawat C-130 Angkatan Udara Singapura. Setelah itu, pesawat akan terus membantu Indonesia dengan upaya penanggulangan bencana, seperti evakuasi warga sipil dari daerah yang terkena dampak,” demikian disampaikan dalam pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Singapura, Selasa (2/10/2018).
BACA JUGA: 14 Negara Sudah Bantu Korban Gempa Palu, Mulai Pesawat Hercules hingga Alat Fogging
Negeri Singa mengirimkan dua tentara dari pasukan pertahanan sipilnya (SCDF) untuk ikut ambil bagian dalam misi 10 hari Tim Respons Darurat dan Penilaian Bencana ASEAN (ERAT) di Sulawesi Tengah. Misi yang berlangsung dari 29 September sampai 9 Oktober itu dikoordinir oleh Pusat Manajemen Bencana dan Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Centre). SCDF juga akan mengirimkan tim terpisah untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan serta penanggulangan bencana di Sulawesi Tengah.
Selain bantuan kemanusiaan dan perlengkapan tersebut, Singapura juga akan menyumbangkan dana sebesar USD100.000 (sekira Rp1,5 miliar) untuk mendukung penggalangan dana publik yang dilakukan Palang Merah Singapura.