Sementara itu, pengasuh Ponpes Al Itqon KH Ubaidillah Shodaqoh berkisah kali pertama pertemuannya dengan Presiden Jokowi. Waktu itu, Jokowi ingin meminta pertimbangan padanya sebagai ahli hukum Islam (fiqih) terkait kebijakan yang bakal dia terapkan.
KH Ubaidillah mengatakan pertemuan itu terjadi tatkala Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Sebagai dasar untuk mengeluarkan kebijakan, Jokowi berkonsultasi dengan PCNU Surakarta yang kemudian mengarahkan kepada KH Ubaidillah Shodaqoh, yang saat itu menjadi kader Syuriah PWNU Jawa Tengah.
"Beliau sangat taat hukum. Meskipun banyak fitnah dan rintangan beliau tetap sabar tekun dan lembut dan kasih sayang terhadap rakyat. Baru kali ini satu-satunya bapak presiden yang berkunjung ke sini. Kenapa beliau ketika kami undang kok mau? Ya Allah jangan kuasakan pada kami pemimpin yang kasar dan kuasakan pada kami pemimpin yang lembut mencintai rakyatnya," katanya.
Menurut KH Ubaidillah, di balik kesuksesan sosok Jokowi hingga menjadi presiden tidak bisa terlepas dari peran perempuan yang mendampingi. Di belakang lelaki adil itu, kata KH Ubaidillah pasti ada wanita baik.