Sementara, Ketua Forum RW Kecamatan Bantargebang, Kiman menyampaikan, pembuatan sumur artesis awalnya merupakan usulan dari warga serta tokoh masyarakat setempat, yang kemudian disetujui oleh Pemprov DKI untuk pembuatan di lima titik.
"Warga kan ingin ketersediaan air bersih, karena itu diberikan usulan. Dan alhamdulillah direspons positif sama Pemprov dan sudah mulai dibangun di tahun 2018 ini," ujarnya.
Lanjut Kiman, kelima sumur artesis tersebut nantinya diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih kepada 20.000 warga. Meski titik-titik pembuatan sumur tak jauh dari TPST Bantargebang, namun kualitas kelayakan air tetap terjamin.
"Tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga terdanpak, karena bisa mendapatkan air bersih secara cuma-cuma," pungkasnya.
(Arief Setyadi )