Lebih terkejutnya lagi, kala korban memeriksa uang dalam tas ransel yang berjumlah Rp180 juta sudah raib tidak berbekas. Belakangan diketahui, uang tersebut merupakan dana BOS triwulan ketiga.
Menurut Kepala SMAN 2, Batanghari, Rony. Roni, korban merupakan salah seorang guru SMAN 2 Batanghari bernama Rahma Kartika Wati. Saat itu, korban menggunakan mobil Toyota Avanza dengan nopol BH 1713 LV berwarna merah.
Akibat kejadian itu, kondisi mobil, pecah kaca sebelah kanan tepatnya bangku belakang sopir. "Kemungkinan besar korban sudah dibuntuti pelaku sejak keluar dari BRI mengambil uang pencarian dana BOS," tuturnya.
(Baca Juga: Taufik Nekat Bobol Kantor Travel demi Beli Narkoba)