JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab membantah kabar ihwal dirinya memasang bendera tauhid di tembok rumahnya yang berlokasi di Mekkah, Arab Saudi. Menurut dia, informasi itu adalah berita dusta dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
Pernyataan Habib Rizieq tersebut disampaikan melalui video Front TV yang tersebar luas di media sosial. Habib Rizieq didampingi istri dan ketiga putrinya dalam menyampaikan pernyataannya.
"Perlu kita sampaikan yang pertama adalah bahwa ya, memang ada satu pihak, entah seseorang atau mungkin lebih dari satu orang, telah menempelkan dengan double stip, yaitu suatu poster yang terbuat dari plastik, di dinding rumah saya atau tempat tinggal saya atau kami semua, bagian sebelah luar, yaitu di wilayah belakang rumah," kata Rizieq dikutip dalam video tersebut, Sabtu (10/11/2018).
(Baca juga: Pemerintah Tak Perlu Tanggapi Berlebihan Kasus Bendera Hitam Rizieq Shihab)
Adanya pemasangan bendera itu, lanjut dia, membuat aparat kepolisian Arab Saudi mendatangi kediamannya untuk meminta keterangan dirinya. Kata Rizieq, mereka datang secara sopan, santun dan ramah tanpa menunjukkan kegarangannnya sebagai seorang polisi.