Pemerintah Siapkan Rekayasa Lalin Urai Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek

Antara, Jurnalis
Rabu 14 November 2018 15:49 WIB
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

BEKASI - Pemerintah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan Tol Jakarta-Cikampek. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi saat pemaparan di Bekasi, Rabu (14/11/2018).

Ia mengatakan bahwa langkah pertama adalah mengarahkan pengguna jalan tol untuk melintasi jalan nontol atau jalan alternatif.

"Jalan tol itu bukan satu-satunya jalan dari Bandung, Cikampek, Karawang ke Jakarta. Kami harapkan ada partisipasi masyarakat jangan memilih jalan tol, tetapi bisa melewati Kalimalang," katanya.

Kemudian, langkah kedua adalah pengetatan peraturan angkutan barang yang kelebihan muatan dan dimensi (ODOL) karena masih banyak yang melanggar. Berdasarkan data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), tercatat sebanyak 1.000 pelanggaran ODOL dalam sebulan.

Pengetatan yang dimaksud adalah peningkatan pengawasan dari satu bulan tiga sekali menjadi seminggu."Kemudian metode yang kami lakukan bagi pelangagran tidak hanya tilang, akan kami turunkan barangnya, keluarkan ke pintu tol yang terdekat," katanya.

Karena itu, Budi meminta operator kendaraan barang atau truk logistik untuk bisa berkoordinasi dengan menaati peraturan tersebut. Dalam kesempatan sama, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihantono mengimbau masyarakat untuk memilih Jalan Kalimalang pada pukul 21.00 hingga pukul 05.00 pagi karena jalan tersebut sudah dipantau lengang.

Kemudian, lanjut dia, pada pukul 22.00 hingga pukul 05.00 pagi, pengerjaan jalan tol layang (elevated) tengah dilakukan. "Pada jam-jam segitu, jalan Kalimalang itu kosong dan di tol sedang puncak-puncaknya pembangunan infrastruktur," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya