Sedangkan Omah Guyub Balkondes Wringin Putih menawarkan daya tarik wisata berupa kearifan lokal masyarakat setempat mulai dari arsitektur dan desain yang didominasi dari bahan kayu dan bambu. Uniknya lagi, atapnya bukan terbuat dari genteng melainkan dari daun rumput. Dengan unsur-unsur tersebut, pengunjung akan merasa bersatu dengan alam.
Omah Guyub Balkondes Wringin Putih menyediakan 10 rumah anjungan dengan jumlah 20 kamar aneka jenis, terdiri dari 4 rumah tipe single (1 bedroom), 2 rumah tipe double (2 bedroom), 4 rumah tipe family (3 bedroom). Di wilayah ini juga terdapat lahan yang dapat digunakan untuk, membatik, latihan menari, Kebun Bambu Klataan, Eriana Batik, serta beragam wisata kuliner tradisional.
Anda juga dapat mencicip beragam kuliener tradisional seperti clorot, tiwul, bubur candil, minuman badek. Selain itu terdapat fasilitas lahan panahan tradisional atau jemparingan dengan jarak sasaran 50 meter. Pengunjung juga dapat menikmati uniknya mobil VW yang dahulu digunakan sebagai mobil dinas camat pada tahun 1972-an.
Nah bagi pengunjung pecinta selfie, terdapat spot taman bambu bernama Bale Bambu Klatakan yang dapat dimanfaatkan untuk berfoto. Bale Bambu Klatakan merupakan sebuah kebun bambu liar pada awalnya yang telah disulap menjadi taman bambu yang indah.
Balkondes Wringin Putih juga biasa digunakan untuk acara pagelaran seni, pameran karya warga setempat, acara sekolah atau reuni bahkan resepsi pernikahan.