PM Inggris Tunda Pemungutan Suara di Parlemen soal Brexit

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 11 Desember 2018 11:03 WIB
PM Inggris Theresa May (AP)
Share :

LONDON - Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang sudah kacau, Senin 10 Desember 2018 menjadi semakin kacau ketika Perdana Menteri Theresa May menunda pemungutan suara majelis rendah parlemen mengenai kesepakatan Brexit, sebuah perjanjian yang memerlukan perundingan berliku-liku selama berbulan-bulan dengan Brussels untuk mencapai kesimpulan akhir.

Setelah perdebatan selama empat hari di Majelis Rendah dan upaya panik perdana menteri itu untuk mendapat persetujuan dari publik Inggris yang makin tidak setuju, para anggota parlemen direncanakan akan menolak perjanjian May itu.

Kekalahan di parlemen tersebut akan memaksa May tersingkir dari jabatannya sebagai perdana menteri dan bisa memicu jatuhnya pemerintahan Konservatif.

Meskipun May, Senin, secara terbuka bersikeras pemungutan suara mengenai perjanjian penarikan diri yang mempertaruhkan kredibilitasnya terus dilaksanakan para pembantunya mengatakan di balik layar, para menteri kabinet memintanya agar tidak meneruskannya.

Sebaliknya mereka mendesak May untuk kembali ke Brussels berupaya mendapatkan lebih banyak konsesi sebelum Majelis Rendah mengambil keputusan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya