"Jika pemungutan suara dilanjutkan, akan kalah dengan selisih besar. Jadi pemungutan suara akan ditangguhkan," kata May.
May mengatakan kesepakatan itu dalam batasannya yang luas merupakan yang terbaik bagi Inggris. Ia mengatakan akan bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa "pada hari-hari mendatang."
Pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, menyebut penundaan itu sebagai penghinaan. Ia mengatakan pemerintah telah "kehilangan kendali atas peristiwa itu."
Ia mengatakan kepada Majelis Rendah parlemen May harus memberi jalan bagi pemerintahan baru. "Pemerintah dalam kekacauan ... dan rakyat putus asa." Para pemimpin oposisi dilaporkan sedang membahas mosi tidak percaya kepada pemerintah atau mengecam perdana menteri itu.
(Salman Mardira)