Agung menyebut, baiknya Gerindra dapat memahami PKS dan segera menyudahi persoalan kekosongan kursi DKI-2.
"Kesepakatan sudah final ke PKS. Intinya kita tinggal melanjutkan beberapa hal yang perlu disepakati, kalau mau simpel dari pihak Gerindra, ya sudah Gerindra tinggal tanda tangan saja," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Sulhy menyangkal bila partainya tak sejalan dengan PKS terkait Wagub DKI.
"Sudah terang benerang. Kebuntuan DPD berinisiasi untuk mengundang DPW PKS DKI untuk bicarakan langkah-langkah bagaimana mengisi kursi Wagub ini. Bagaimana diatur dalam aturan UUD yang berlaku," pungkasnya.
(Edi Hidayat)