(Baca juga: Residivis yang Ngaku Kapolsek Pesanggrahan Pernah Tipu Istri Senov Rp45 Juta)
“Saya hubungi salah satu jaksa disana, dan mereka memberitahukan bahwa nomor tersebut bukan nomor kontak milik Kasipidsus Kejari Sorong walaupun menggunakan foto profil beliau,” ungkap Ricky kepada Okezone.
Dijelaskannya, bahwa dirinya belum mengambil aktifitas yang diperlukan terkait permintaan itu walaupun terus dihubungi oknum tersebut. “Dihubungi terus, tapi setelah tahu merupakan percobaan penipuan, saya biarkan saja,” tandasnya.
Sementara itu, setelah mendapat informasi adanya dugaan penipuan tersebut salah seorang staf Pemda Raja Ampat, mencoba memancing OTK penipu tersebut dengan mengaku sebagai Bendahara Bupati.
"Saya pancing orang itu, saya telepon dan mengaku sebagai bendahara bupati raja ampat, saya bilang melalui telpon bahwa sudah ada perintah Bapak bupati untuk bantu pak Kasipidsus dengan jumlah Rp30 juta, betapa senangnya OTK yang mengaku sebagai kasipidsus kejari sorong tersebut," jelas Andri salah satu staf Pemda raja ampat.