JAMBI - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan Presiden RI Jokowi mengaku kenaikan tunjangan bagi Babinsa merupakan suatu perhatian luar biasa dari Pemerintahan Jokowi-JK.
Menurutnya, Babinsa bertugas langsung berhubungan dengan masyarakat yang merupakan fungsi pertahanan bela negara.
Baca juga: Jokowi Pastikan Tunjangan Babinsa Rp1 Juta Per Bulan Cair Pekan Depan
"Prajurit hadir di sini (Babinsa) telah memiliki prestasi yang berhasil, yaitu mengumpulkan senjata rakitan, membantu mengajar dan mengaji di sekolah, menangkap para pelaku tindak kriminal pembegalan, serta masih banyak prestasi lainnya, semoga prestasi tersebut dapat dipertahankan," tegas Hadi saat mengikuti kunjungan kerja Presiden Jokowi di Universitas Jambi (UNJA) di Mendalo, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Minggu (16/12/2018).
Panglima mengaku, saat ini tunjangan Babinsa telah diterima antara Rp900.000 sampai Rp1.200.000. "Kami seluruh prajurit TNI mengucapkan terima kasih atas kebaikan Remunerasi, diharapkan pada tanggal 17 Desember kenaikan tersebut sudah dapat diterima oleh seluruh prajurit," harap Hadi.
Baca juga: Jokowi Minta Petani Tak Lagi Tanam Sawit dan Karet
Selain mendapatkan kenaikan tunjangan, lanjutnya, Babinsa akan mendapatkan rapelan selama 6 bulan. "Kenaikan tunjangan ini merupakan suatu perhatian dan merupakan tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja," tutur Panglima.
Menanggapi itu, Presiden Jokowi mengaku tunjangan operasional serta kinerja sudah diajukan dari bulan Juni. "Tetapi, karena proses administrasi yang mutar-mutar dan kekurangan data maka ditunda. Akan tetapi mudah-mudahan dalam minggu depan sudah bisa cair," imbuh Presiden.
(Fakhri Rezy)