“Kami akan memperbaharuinya ketika kami sudah memiliki kepastian bahwa ini sudah tepat untuk membuka kembali landasan penerbangan,” ujar pihak bandara yang sedang menyelidiki situasi tersebut di samping polisi.
Beberapa penumpang menggunakan Twitter untuk mengekspresikan kekesalan mereka atas situasi tersebut.
"Saya punya dua anak kecil di pesawat dan sebuah kamar hotel di Gatwick yang bisa didapat,” ujar satu penumpang yang penerbangannya dialihkan, mengeluh ke British Airways melalui twitter. Maskapai tersebut sebelumnya mengatakan bahwa situasi itu tidak di dalam kendalinya.
Gatwick berjarak 50 km dari selatan London dan bersaing dengan bandara tersibuk di Eropa, Heathrow, 32 km dari barat London.
"Maskapai penerbangan kami bekerja untuk menyediakan penumpang yang terkena dampak dengan akomodasi hotel atau pengangkutan penumpang yang mendarat di bandara lain ke Gatwick dengan cara lain, dan staf Gatwick mengurus penumpang ada di terminal kami,” demikian disampaikan pihak bandara.
(Rahman Asmardika)