Peluit di Tubuh Asep Berhasil Dikeluarkan oleh Dua Tim Dokter, Begini Prosesnya

CDB Yudistira, Jurnalis
Kamis 20 Desember 2018 16:29 WIB
(Foto: CDB Yudistira/Okezone)
Share :

BANDUNG - Seorang bocah laki-laki bernama Asep Yaya (8) tak sengaja menelan peluit yang membuatnya mengeluarkan bunyi seperti terompet saat bernapas panjang. Asep tinggal di Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.

Sobandi, ayah Asep mengatakan, peluit yang tertelan oleh anak ketiganya itu sudah bersarang dua bulan lamanya, sejak Oktober 2018. Asep tertelan peluit tersebut saat bermain ke rumah saudaranya.

"‎Saya sempat bawa ke puskesmas. Terus katanya bawa ke Kota Baru. Terus, dirujuk lagi di Kota Baru, katanya udah enggak kelihatan, bawa langsung ke RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin)," kata Sobandi, Kamis (20/12/2018).

Secara fisik, Asep memang tidak terlihat kesakitan. Namun jika Asep kelelahan atau tertidur pulas, bunyi napasnya pun terdengar seperti bunyi terompet. Asep juga tak mau berangkat sekolah akibat musibah ini.

(Baca juga: Telan Peluit, 2 Bulan Bunyi Napas Asep seperti Terompet)

Dari hasil observasi dua tim dokter dari THT (Telinga Hidung Tenggorokan) yang terdiri dari 6 orang dokter, posisi peluit tersebut bersarang di percabangan utama dari jalan udara pada sistem pernapasan (bronchus)‎.

Dokter akhirnya berhasil mengangkat peluit yang bersarang di tubuh Asep. Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL dr.Lina Lasminingrum di RSHS mengatakan proses pengangkatan peluit Asep ini melalui cara endoskopi.

"Alatnya masuk melalui mulut ke saluran napas, lalu ke cabang pernapasan utama. Saat bendanya ditemukan langsung diambil," kata Lina.

Posisi peluit berada di kedalaman ‎18 sentimeter di percabangan utama dari bronchus kiri Asep. Kurang lebih, tim kedokteran sendiri membutuhkan waktu setengah jam untuk proses pengangkatan.

Lina mengatakan kejadian itu kemungkinan besar tidak akan berefek pada sistem pernapasan Asep karena posisinya yang tak menutup saluran pernapasan. "Kecuali peluitnya menutup napas kiri mungkin akan terjadi masalah di paru-paru," jelas Lina.

Saat ini Asep tengah diobservasi. Rencananya baru besok Asep akan pulang.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya