"Sudah dikuburkan karena khawatir nanti ada virus yang menular. Dikuburkan pada 27 Desember 2018 pada sore hari," jelasnya.
(Baca Juga: Mencekam, 4 Harimau Sumatera Berkeliaran di Kebun Warga)
Sementara itu kondisi anak harimau Sumatera berjenis kelamin laki-laki dari induk bernama Dara Jingga dalam keadaan sehat. Begitu juga sang induk dalam kondisi serupa.
"Kondisi bayi harimau jantan dalam keadaan sehat dan lincah. Kemudian kondisi induknya juga sehat," pungkas Erly.
Sebelumnya, koleksi harimau Sumatera di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi bertambah setelah sepasang bayi satwa langka itu dilahirkan oleh indukan Dara Jingga pada Minggu (16/12). Setelah kematian salah satu bayi itu, jumlah harimau Sumatera di TMSBK tinggal 10 ekor.
(Fiddy Anggriawan )