JAKARTA - Manajemen Apartemen Green Pramuka City, Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengaku pelaku pembunuhan terhadap Nurhayati pernah bermasalah soal kedisiplinan.
Head of Communication Apartemen Green Pramuka City, Lusida Sinaga mengatakan Haris merupakan salah satu petugas keamanan (sekuriti) apartemen, namun sebelum terjadi pembunuhan pihak manajemen sudah memecatnya.
(Baca Juga: Warga Green Pramuka Dengar Teriakan Minta Tolong sebelum Temukan Nurhayati Bersimbah Darah)
"Dia itu bergabung di sekuriti kita itu 25 Sepetember 2017," kata Lusida kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).
Namun seiring berjalannya waktu, Haris dipecat oleh pihak manajemen lantaran hampir satu pekan tidak masuk kerja tanpa ada keterangan.
"Sejak 29 april 2018 dia tidak datang ke kantor tanpa keterangan. SOP kita itu lima hari enggak datang berturut-turut tanpa keterangan, maka otomatis keluar. Tiba-tiba 10 Mei 2018 dia datang, jadi sudah hampir 2 minggu, dia bilang dapat kerjaan baru, namun otomatis sih karena sudah lima hari lebih otomatis dia keluar," tegasnya.