Menurutnya, hoaks sudah menjadi industri karena tidak lagi digunakan untuk kepentingan politik, tapi di bidang ekonomi dan bisnis.
"Saya mendorong hoaks itu harus dinyatakan sebagai kejahatan luar biasa, extra ordinary crime. Selain itu, perlu ada gerakan nasional yang bisa mencegah agar hoaks itu tidak menjadi budaya bangsa," katanya.
Serupa diutarakan Ade Reza Hariyadi, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI). Hoaks harus menjadi musuh bersama dan media massa menjadi salah satu kekuatan pemberantasan hoaks.
"Karena hoaks di media sosial, Twitter, Instagram dan di Facebook ini dampak negatifnya luar biasa. Sementara yang diuntungkan kelompok-kelompok industri," tuturnya.
(Arief Setyadi )