"Si Ical itu sempat melawan anggota akhirnya dilumpuhkan. Hingga meninggal dunia. Rebut senjata akan membahayakan petugas anggota kami," ungkap Dwi.
Dwi menjelaskan, kedua pelaku adalah residivis. Dan telah tertangkap dan memiliki jaringan narkoba dengan keluarganya sendiri. "Keduanya resedivis kedua sebelum tahun baru kemarin diamankan ekstasi 900 butir itu pemiliknya yautu keluarganya. Tersangka juga merupakan resedivis," kata Dwi.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika, mengatakan saat pengembangan pelaku sempat memutus ikat lakban dari tangannya. Saat itu, terjadi pertengkaran diatas mobil menyebabkan polisi mengalami kekerasan.
"Di atas mobil empat kali letusan senjata, dua mengenai kaca mobil dan dua peluru lainnya bersarang dibagian dada pelaku sendiri," kata Diari kepada Okezone.