"Orang yang sudah meninggal 'dipaksa' mengikuti hak politik orang yang masih hidup. Menggelikan sekaligus menyedihkan," tegasnya.
Oleh karenanya, PSI berkomitmen untuk sosialisasikan melawan intoleransi, sehingga peristiwa yang terjadi di Bone Gorontalo tidak akan terjadi kembali.
"PSI selalu konsisten pasang badan menjaga toleransi di Indonesia, sebab dari awal, sikap anti-intoleransi adalah salah satu DNA perjuangan PSI," tutupnya.
Baca Juga: PBNU Sebut Pemindahan Kuburan karena Beda Pilihan Koyak Rasa Kemanusiaan
(Edi Hidayat)