JAKARTA - Hasil survei terbaru Y-Publica menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia tak setuju dengan praktik perkawinan poligami.
Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono mengatakan sebanyak 52,3% responden tidak menyetujui poligami. Sementara responden yang setuju dengan poligami berjumlah 40,9%.
"Jadi, mayoritas publik Indonesia itu tak setuju dengan poligami," ujar Rudi saat jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).
Rudi menambahkan, berdasarkan kategori gender, responden perempuan dominan menolak poligami. Sebanyak 65,5% responden perempuan tak setuju poligami. Sebaliknya, laki-laki paling banyak yang setuju poligami, yakni 60,2%.