QUEENSLAND – Pasangan di utara jauh Queensland, Australia berjuang selama sekira 10 menit untuk memisahkan seekor ular piton sepanjang tiga meter dari putra mereka setelah ular tersebut menancapkan taringnya di lengan remaja berusia 14 tahun itu.
Berdasarkan keterangan Layanan Dokter Terbang Australia, serangan tersebut terjadi pada 8 Januari saat ular itu melilit lengan remaja itu saat dia tidur. Hewan melata itu menggigit lengan korbannya dan tidak mau melepaskannya.
Emma dan Neville Jackson yang juga tengah tidur terbangun setelah mendengar teriakan Tyan, putra mereka. Mereka berusaha mati-matian untuk membebaskan putra mereka, tetapi lilitan ular itu justru semakin kencang dan gigitannya masuk semakin dalam ke lengan Ryan.
Setelah 10 menit berusaha, Neville menggunakan celengan berbentuk platypus untuk membuka paksa rahang ular tersebut hingga Ryan bisa membebaskan lengannya.
"Kami telah mengajari anak-anak kami untuk tidak takut ular karena mereka ada di mana-mana, tetapi yang ini lapar dan agresif dan tidak ingin melepaskannya," kata Emma sebagaimana dikutip ABC, Kamis (17/1/2019).
Keluarga itu bersyukur ular itu tidak menyerang putri mereka yang berusia empat tahun yang mungkin tidak selamat jika diserang.
Ryan segera dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan layanan dokter terbang dan menurut dokter dia tidak mengalami luka serius.
Piton scrub biasa ditemukan di Australia dan dapat tumbuh hingga 8,5 meter, menjadikannya ular terbesar keenam di dunia. Makanan ular itu umumnya terdiri dari burung, kelelawar, tikus, possum, dan mamalia kecil lainnya sementara ular yang lebih besar memburu walabi.
(Rahman Asmardika)